Monday, June 16, 2014

Can We Help Information Systems Students Improve Their Ethical Decision Making?

Ethics menjadi bagian penting di dalam sebuah sistem informasi. Maka dari itu dosen mata kuliah Sistem Informasi Teknik Industri Universitas Indonesia, yaitu Bapak M. Dachyar memerintahkan kami untuk mencari jurnal mengenai etika pada sistem informasi. Adapun jurnal yang dibahas pada kesempatan kali ini berjudul "Can We Help Information Systems Students Improve Their Ethical Decision Making?" yang dikeluarkan oleh Australian Catholic University, Melbourne, Australia. 

Berangkat dari semakin meningkatnya penggunaan teknologi, maka lingkup dilema etika yang berkaitan dengan komputer terus mengalami perubahan. Pada jurnal ini akan membahas mengenai lulusan sistem informasi yang perlu dipersiapkan untuk bekerja secara etis di dalam peristiwa perubahan di lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah mahasiswa yang telah mengikuti mata kuliah etika berbeda di dalam menggunakan etika untuk mengambil keputusan dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak mengambil mata kuliah tersebut.  Kuesioner diberikan kepada mahasiswa untuk membaca dilema etika yang berfokus pada pembajakan perangkat lunak dan pencurian musik. Mereka kemudian diminta untuk mengevaluasi tindakan seseorang, bagaimana mereka merasa pentingnya masalah ini, dan bagaimana sewajarnya mereka untuk mengikuti contoh orang yang sedang dalam dilema. Mereka juga diminta untuk menilai faktor yang berbeda tentang bagaimana mereka telah mempengaruhi pengambilan keputusan mereka. 

Hasilnya bagi mereka yang telah mengambil mata kuliah etika akan dibandingkan dengan hasil dari mahasiswa yang tidak mengambil mata kuliah tersebut. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan dengan memberikan saran atas metode terbaik apa yang membantu mahasiswa, tidak hanya untuk mengembangkan pengetahuan mereka tentang etika pengambilan keputusan dan masalah etika, tetapi juga untuk melihat nilai pada diri mereka dan penerapan teknik pengambilan keputusan didalam kehidupan mereka.

No comments:

Post a Comment