Berangkat dari semakin meningkatnya penggunaan teknologi, maka lingkup
dilema etika yang berkaitan dengan komputer terus mengalami perubahan. Pada jurnal ini akan membahas mengenai lulusan sistem informasi yang perlu dipersiapkan untuk bekerja secara etis di dalam
peristiwa perubahan di lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk
menyelidiki apakah mahasiswa yang telah mengikuti mata kuliah etika berbeda di
dalam menggunakan etika untuk mengambil keputusan dibandingkan dengan mahasiswa
yang tidak mengambil mata kuliah tersebut.
Kuesioner diberikan kepada mahasiswa untuk membaca dilema etika yang
berfokus pada pembajakan perangkat lunak dan pencurian musik. Mereka kemudian
diminta untuk mengevaluasi tindakan seseorang, bagaimana mereka merasa
pentingnya masalah ini, dan bagaimana sewajarnya mereka untuk mengikuti contoh
orang yang sedang dalam dilema. Mereka juga diminta untuk menilai faktor yang
berbeda tentang bagaimana mereka telah mempengaruhi pengambilan keputusan
mereka.
Hasilnya bagi mereka yang telah mengambil mata kuliah etika akan
dibandingkan dengan hasil dari mahasiswa yang tidak mengambil mata kuliah
tersebut. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan dengan memberikan saran
atas metode terbaik apa yang membantu mahasiswa, tidak hanya untuk
mengembangkan pengetahuan mereka tentang etika pengambilan keputusan dan
masalah etika, tetapi juga untuk melihat nilai pada diri mereka dan penerapan
teknik pengambilan keputusan didalam kehidupan mereka.
No comments:
Post a Comment